Monthly Archives: August 2026

3 Motor Buatan Lokal Indonesia yang Patut Dibanggakan

Industri otomotif Indonesia tidak hanya menjadi tempat perakitan motor merek internasional, tetapi juga telah melahirkan sejumlah motor buatan lokal dengan desain dan teknologi yang menarik. Meski jumlahnya belum sebanyak produk luar negeri, motor lokal menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan kendaraan roda dua. Berikut tiga motor buatan lokal yang patut Anda kenal.

1. Gesits

Gesits merupakan motor listrik karya anak bangsa yang dikembangkan oleh PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Motor ini menawarkan desain modern, biaya operasional yang hemat, serta ramah lingkungan. Gesits menjadi salah satu pelopor motor listrik lokal yang banyak digunakan oleh masyarakat maupun instansi pemerintah.

2. Viar Q1

Viar Q1 adalah motor listrik buatan PT Triangle Motorindo yang dirancang untuk kebutuhan mobilitas di perkotaan. Motor ini memiliki desain sederhana, mudah dikendarai, dan menggunakan baterai yang dapat dilepas sehingga proses pengisian daya menjadi lebih praktis. Viar Q1 cocok bagi pengguna yang ingin beralih ke kendaraan listrik.

3. Selis E-Max

Selis E-Max merupakan salah satu motor listrik lokal yang populer di Indonesia. Motor ini menawarkan tampilan modern dengan fitur-fitur yang mendukung penggunaan sehari-hari, seperti panel instrumen digital dan kapasitas bagasi yang cukup luas. Selain hemat energi, Selis E-Max juga menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin mengurangi penggunaan bahan bakar minyak.

Kesimpulan

Indonesia memiliki berbagai motor buatan lokal yang layak diperhitungkan, seperti Gesits, Viar Q1, dan Selis E-Max. Ketiga motor tersebut menunjukkan perkembangan industri otomotif nasional, khususnya di sektor kendaraan listrik. Dengan terus berkembangnya teknologi dan dukungan terhadap produk dalam negeri, motor lokal berpotensi menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia di masa depan.

3 Hal yang Harus Dicek di Motor Sebelum Touring, Jangan Sampai Terlewat!

Touring dengan sepeda motor menjadi pengalaman yang menyenangkan, terutama jika dilakukan bersama teman atau komunitas. Namun, sebelum memulai perjalanan jauh, kondisi motor harus dipastikan dalam keadaan prima agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Berikut tiga hal penting yang wajib Anda cek sebelum touring.

1. Kondisi Ban dan Tekanan Angin

Ban merupakan komponen yang langsung bersentuhan dengan jalan, sehingga kondisinya harus menjadi prioritas utama. Pastikan ketebalan ban masih layak, tidak terdapat retakan atau benjolan, serta tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan. Ban yang aus atau tekanan angin yang tidak sesuai dapat mengurangi kestabilan motor dan meningkatkan risiko kecelakaan.

2. Oli Mesin dan Cairan Pendukung

Periksa volume serta kualitas oli mesin sebelum berangkat. Jika oli sudah menghitam atau mendekati jadwal penggantian, sebaiknya ganti terlebih dahulu. Selain itu, cek juga cairan pendingin (untuk motor berpendingin cairan), minyak rem, dan pastikan tidak ada kebocoran pada mesin agar performa motor tetap optimal selama perjalanan.

3. Sistem Rem dan Lampu

Pastikan rem depan maupun belakang berfungsi dengan baik dan kampas rem masih tebal. Selain itu, periksa seluruh lampu, mulai dari lampu utama, lampu rem, lampu sein, hingga klakson. Sistem pengereman dan pencahayaan yang baik sangat penting untuk menjaga keselamatan, terutama saat touring di malam hari atau dalam kondisi cuaca kurang mendukung.

Kesimpulan

Sebelum melakukan touring, pastikan Anda memeriksa kondisi ban, oli mesin dan cairan pendukung, serta sistem rem dan lampu. Pemeriksaan sederhana ini dapat membantu mencegah kerusakan di tengah perjalanan dan meningkatkan keselamatan selama berkendara. Jangan lupa juga membawa perlengkapan darurat dan selalu gunakan perlengkapan berkendara yang sesuai standar demi perjalanan yang aman dan menyenangkan.

3 Part Motor Wajib untuk Cadangan, Siap Hadapi Kondisi Darurat

Memiliki motor untuk aktivitas sehari-hari tentu membutuhkan perawatan yang baik. Selain melakukan servis secara rutin, ada beberapa spare part yang sebaiknya selalu disiapkan sebagai cadangan. Dengan memiliki part cadangan, Anda dapat mengurangi risiko mogok di jalan dan menghemat waktu saat terjadi kerusakan mendadak. Berikut tiga part motor yang wajib Anda miliki sebagai cadangan.

1. Busi (Spark Plug)

Busi merupakan salah satu komponen penting pada mesin motor yang berfungsi menghasilkan percikan api untuk proses pembakaran. Jika busi mulai aus atau mati, mesin bisa sulit dihidupkan bahkan mogok. Menyimpan satu busi cadangan di bagasi motor adalah langkah sederhana yang sangat berguna, terutama saat melakukan perjalanan jauh.

2. Sekring (Fuse)

Sekring berfungsi melindungi sistem kelistrikan motor dari arus berlebih atau korsleting. Komponen ini berukuran kecil dan harganya relatif murah, tetapi memiliki peran yang sangat penting. Membawa beberapa sekring cadangan dengan ukuran yang sesuai dapat membantu mengatasi gangguan kelistrikan tanpa harus menunggu bantuan bengkel.

3. Kampas Rem

Kampas rem adalah komponen yang cepat aus karena digunakan setiap kali mengerem. Jika kondisi kampas rem sudah menipis, performa pengereman akan menurun dan dapat membahayakan keselamatan. Memiliki satu set kampas rem cadangan sangat disarankan, terutama bagi Anda yang sering menggunakan motor untuk perjalanan jauh atau aktivitas harian dengan intensitas tinggi.

Kesimpulan

Menyiapkan busi, sekring, dan kampas rem sebagai part cadangan merupakan langkah bijak bagi setiap pemilik motor. Ketiga komponen ini memiliki peran penting dalam menjaga performa dan keselamatan berkendara. Dengan selalu menyediakan spare part cadangan, Anda dapat mengantisipasi kerusakan mendadak dan membuat perjalanan menjadi lebih aman serta nyaman.